Hello 18 SEPTEMBER 2013

     Bukan sebuah rahasia lagi jika seseorang selalu merindukan masa lalunya yang indah, apalagi orang yang ada dirindukan sekarang tidak didekat kita.

Mungkin kalian bertanya mengapa judul dari ketikan ini "Hello 18 SEPTEMBER 2013" tanggal 18 September 2013 bisa dibilang hari yang menyedihkan dihidupku, tapi hari itu juga yang sekarang aku rindukan. Di hari itu aku jatuh dari motor karena kurang konsen mengendarai motor. Hari dimana perhatian dari orang-orang tertuju kepadaku. Semua hal yang aku lakukan selalu didampingi, mulai dari makan, ngobati luka, minum obat, kontrol ke dokter, diantar jemput ke sekolah, dll. Tapi sekarang orang yang memberiku perhatian sedang merantau di pulau seberang. Walau begitu aku bisa bersyukur kami masih dalam satu negara dan dapat meliat indahnya bulan bintang bersama walau raga tak berdekatan.
     Bekas luka kecelakaan itu masih membekas sampai sekarang apalagi kenangan indah yang membungkus kejadian itu. Aku berharap kejadian sedih yang kurindukan itu tidak terjadi, tapi perhatian dari orang-orang itu sangat aku inginkan.

Surgaku

     Ibu, Mama, Emak, Bunda, atau apalah sebutan bagi mereka.Beliau orang yang harus kita hormati, kita jaga, dan harus kita limpahi dengan cinta dan kasih sayang. Mungkin sampai sekarang kita belum tau bagaimana perjuangan beliau membesarkan kita dengan berbagai rintangan, tapi yakinlah beliau memberikan itu semua dengan ikhlas dan tulus demi anaknya yang dia cintai.
     Para pembaca yang dirahmati Allah, marilah kita sejenak renungkan apa yang telah kita lakukan untuk beliau??? Apa yang kita lakukan sudah cukup untuk membalas jasa beliau??? Apa kita bisa selalu hadir saat beliau membutuhkan kita???
     Saya pribadi merasakan, bahwa saya belum bisa memberikan apa yang beliau harapkan, hal kecilpun saya masih sulit mewujudkannya. Tapi saya yakin jika suatu hari nanti, saya akan membuat beliau semakin bangga dengan kehadiranku, dan saya akan bertekad akan menemani beliau dimasa tuanya.
      Sering kali saya membantah nasihat beliau, saya sering tak bisa menahan amarah. Tapi, beliau selalu memahami keadaan saya, beliau tidak pernah marah apalagi main tangan ketika saya melakukan kesalahan. Saya semakin bangga dengan sosok MAMA saya, sosok yang tegar, sosok yang mampu membesarkan anak-anaknya sendirian dan mampu menjadi kepala keluarga samapi saat ini. Beliau tidak pernah mengeluh tentang segala hal, dan sekarang beliau telah sukses membesarkan anaknya sampai mendapatkan pendidikan yang layak. Terimakasih MAMA atas segala hal yang telah engkau berikan kepadaku. Ya Allah jagalah beliau, lindungi beliau, berikan yang terbaik bagi beliau seperti beliau memberikan yang terbaik bagiku, pertemukanlah ayah dan mama ku disurga nanti. aamiin

Ketika Sibuk Mulai Menyapa

    Para pembaca yang terhormat, kesibukan antara satu dengan yang lain selalu berbeda. Seringkali kesibukan membuat hubungan antara satu orang dengan yang lain makin kacau. Mungkin itu yang sedang terjadi di kehidupan yang sedang kita jalani  sekarang. Namun sebagai seorang manusia, wajar bagi kita jika merasa ada yang aneh ketika semua orang sibuk degan urusannya masing-masing tanpa memperdulikan kehadiran kita. Tetapi kita juga harus bijak menentukan sikap, kita harus bisa tahan amarah. Mungkin saja mereka mengabaikan kita karena urusan itu lebih penting. Apalagi ketika sahabat sibuk dengan urusan barunya, sebagai sahabat yang baik kita wajib memakluminya yang terpenting jangan sampai memutus tali silhturahim. Mungkin kita akan jarang beretemu, dan mungkin ketika kita bertemu dengannya, mereka masih dipusingkan dengan urusan mereka dilingkungan lain, tapi kita harus tetap memakluminya.
   Berikut bisa dijadikan penghibur saat semua orang sibuk dengan urusannya.
1. Dekatkan dirimu dengan Allah, sebab Allah tidak akan membiarkan umatnya sendirian.
2. Cari kesibukan sendiri yang ada manfaatnya.
3. Cari aplikasi game yang kamu sukai.
4. ........
*yang lain silahkan isi sendiri

Tentang Aku dan Ayahku

Ayah... tidak akan ada seseorang yang mampu menggantikan posisi ayah. Walau aku hanya bersama ayah selama 7 tahun. Tapi waktu bersama ayah sangat berharga dan tak akan tertadingi oleh apapun.

inilah DIAM ku

     Ketika aku diam, mungkin menjadi hal langka.Apalagi saat bersama ceneng, tante, dan bubunda. Tapi aku bersyukur bisa dipertemukan dengan orang yang selalu membawaku dalam kegembiraan, tertawa dengan mereka hidup lebih bermakna, dengan lulucon sederhananya mampu mengalihkan sejenak kemuakan yang terjadi akibat aktivitas yang setumpuk.
    

Pelajar seperti Saya

      Sistem Kebut Semalam (SKS)?? Mungkin sistem ini sering dilakukan oleh pelajar seperti saya. Rasa muak, males, dan mumet (3M), menjadi alasan utama. Nah inilah yang membuat tugas semakin menumpuk, seperti hari ini ada tugas ekonomi, tugas bahasa indonesia, tugas ekstra, dan ditambah besok ULANGAN HARIAN MATIMATIKA. Duuuh bikin otak ini rasanya mau pecah. Eehhh seorang muslim tak boleh bicara seperti itu. *Maafkan aku YA ALLAH.
     Ini yang makin nambah parah, bukannya cepet-cepet ngerja.in tugas malah sibuk online. Mungkin teknologi yang membuat makin parahnya sifat males buat ngerja.in tugas. Aaaaahhh entahlah mengapa 3M itu tidak bisa hilang dari benakku, sebenernya sudah baca tips-tips untuk makin rajin belajar, tapi tips-tips itu terabaikan begitu saja.
     Nah kalau udah males ngerja.in tugas pasti berharap besok itu jam kosong dan berharap ada keajaiban pulang pagi (biasa harapan konyol seorang pelajar). Syudahlah ketimbang banyak berharap buruan kerjain tugas setumpuk itu. bye bye baiti

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Inilah Saya, bisa dipanggil Baiting

Blogger templates

Blogger news

Blogger templates